Topologi jaringan cable modem menyerupai bentuk tree yang memiliki induk bercabang-cabang.
a: cable modem dari sisi penyedia jasa CATV
b: cable modem dari sisi pelanggan
Penyedia jasa televisi kabel yang harus menyediakan jasa internet dengan menghubungkan diri dengan penyedia jasa backbone internet yang lebih besar. Idealnya menggunakan koneksi OC-3 (155 Megabit per detik) atau bahkan multiple redundant OC-3 untuk mencukupi kebutuhan bandwidth dari banyak pelanggan.
Pelanggan akan seperti berada di dalam jaringan lokal (LAN) yang sangat luas, di mana jaringan lokal ini terhubung dengan internet. Karena itu masalah keamanan jaringan juga menjadi sangat penting, komputer pelanggan yang berada dalam jaringan bisa diakses dari dunia luar (internet) maupun dari dalam jaringan lokal itu sendiri (tetangga). Karena tidak menutup kemungkinan bahwa komputer pelanggan tersebut berlaku sebagai server, maka penjagaan keamanan komputer juga harus diperlakukan layaknya sebuah server, terutama jika pelanggan memang “membuka” komputernya untuk dijadikan web/FTP server pribadi, misalnya.
Tapi harap diingat bahwa kecepatan transfer data tidak simetris, upstream jauh lebih kecil daripada downstream, jadi tidaklah efektif jika tujuan utama seseorang berlangganan adalah untuk membuka web server dengan load yang tinggi (untuk load sangat minimum mungkin masih memadai).
KONEKSI INTERNET
1. Koneksi Internet merupakan suatu metode untuk menghubungkan komputer ke jaringan internet. Secara dasar terdapat 2 macam koneksi yaitu :
a. Koneksi dengan Saluran Telepon
1. Koneksi Dial-Up Memakai saluran telepon untuk melakukan koneksi ke ISP dengan menghubungi nomor telepon ISP via dial-up modem. Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, hingga biasanya jangkauan layanannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi(maksimum adalah 56 kbps) dan jika penagihan dilakukan berbasis waktu atau time charged biaya operasinal bisa sangat mahal. Contoh : nomor telepon 080989999 dari telkom sebagai penyedia koneksi internet Telkomnet Instan.
2. Koneksi Asymmetric Digital Subcribers Line (ASDL)Cara kerja koneksi ini adalah dengan menumpangkan sinyal transmisi data frekuensi tinggi di saluran telepon, pada bagian pelanggan dipasang splitter yang memisahkan sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Komputer dapat mengakses koneksi internet di modem memakai NIC umumnya menggunakan kabel UTP dengan soket RJ 11. Kebanyakan ISP menawarkan 3 jenis kecepatan koneksi yaitu :
- 256 Kbps download & 128 Kbps upload.
- 512 Kbps download & 128 Kbps upload.
- 1 Mbps download & 256 Kbps upload.
Koneksi dengan metode ini biaya operasionalnya lebih murah daripada metode dial up, namun biaya yang dikeluarkan untuk mempersiapkan peralatan koneksi seperti modem, NIC dan pengkabelan bisa jadi cukup mahal.
b. Koneksi Wave LAN Merupakan koneksi internet dengan memakai gelombang radio untuk selanjutnya dihubungkan ke penyedia layanan internet.
2. Setting Peripheral
Untuk dapat menggunakan peralatan yang akan digunakan pada akses internet, sebelumnya perlu dilakukan setting peripheral (peralatan) sehingga peralatan yang digunakan (modem) dapat berfungsi dan digunakan.
Pada bab ini akan dicontohkan akses internet dengan menggunakan Dial Up Connection. Untuk mensetting peralatan (modem) untuk dapat digunakan untuk akses internet, berikut langkah-langkahnya :
a. Pasang modem ke komputer, baik modem internal maupun modem eksternal.
b. Setelah modem terpasang di komputer nyalakan komputer dan perintahkan komputer untuk mengenali modem yang telah terpasang
Langkah-langkah untuk mengenali modem tersebut sebagai berikut :
a. Start
b. Control Panel
c. Pilih Phone and Modem Option d. Apabila modem telah terdeteksi, maka jenis modem akan muncul, dan apabila belum, maka pilih Add dan ikuti petunjuknya.
3. Setting Koneksi Untuk Akses Internet dan Dial
Setelah setting peripherial (modem) berjalan sukses, maka modem telah siap untuk digunakan untuk akses internet. Namun sebelumnya, perlu disetting terlebih dahulu koneksinya. Pada bagian ini akan dicontohkan setting koneksi yang menyediakan Dial Up tersebut salah satunya adalah telkomnet instan.
Langkah-langkah untuk mensetting koneksi untuk telkomnet instan sebagai berikut :
a. Start
b. Control Panel
c. Pilih Network Connection
d. Pilih Set up a connection or network
e. Pilih set up a dial-up connection
f. Isi form yang tersedia
g. Isi form yang telah disediakan dengan format seperti dibawah ini.
h. Klik connect, kemudian muncul kotak set a dial-up connection.
i. Kemudian akan muncul kotak You are connected to the internet.
j. Untuk memulai browsing, tekan Browse The Internet Now, lalu akan muncul kotak connecting to dial-up connection.
k. Kemudian muncul kotak Verifying user name and password.
l. Lalu Muncul kotak Set Network Location, Pilih Home kemudian klik close.
m. Selanjutnya, klik control panel dan masuk ke Network Connections. Pastikan ada tanda centang pada logo Dial-up connection.
n. Selanjutnya, klik control panel dan masuk ke Network and Sharing Center.
4. Melakukan Koneksi Internet dengan Telkomnet Instan
Setelah setting koneksi internet ke telkomnet instan telah dibuat, maka selanjutnya langsung digunakan untuk melakukan koneksi internet dengan menggunakan telkomnet instan.
a. Klik start, Connect to.
b. Maka akan muncul jendela sebagai berikut : c. Klik pilih dial untuk menghubungkannya, dan akan muncul tampilan sebagai berikut.
d. Apabila telah terkoneksi, maka akan muncul balon biru disebelah pojok kanan bawah layar.
e. Setelah itu, kita bisa menggunakan Internet Explorer, Mozila Firefox, atau Opera untuk mulai browsing
MENGENAL PROGRAM UNTUK AKSES INTERNET
Mengenal Program untuk Akses Internet
Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE, adalah sebuah browser web proprieter yang gratis dari Microsoft. Ia tersedia untuk kebanyakan versi Microsoft Windows, namun Microsoft telah berhenti mengeluarkan versi ter-update untuk semua platform kecuali Windows XP.
Untuk beberapa waktu lamanya, Microsoft juga mengeluarkan Internet Explorer untuk Mac (yang berdasarkan mesin pengarsir yang berbeda) dan versi-versi untuk penggunaan melalui X Window System pada Solaris dan HP-UX,tetapi kini mereka sudah tidak dikembangkan.
Internet Explorer hingga kini masih merupakan browser web yang paling banyak digunakan, meliputi 93.7% dari keseluruhan penggunaan browser menurut sebuah perusahaan penganalisa web WebSideStory.
Explorer diikutkan sebagai browser default di semua versi Microsoft Windows sejak Windows 95 OSR-2.Windows XP Service Pack 2 keluaran Microsoft beberapa lama ini menambah beberapa fitur keamanan penting kepada Internet Explorer, termasuk firewall Windows yang sudah diupdate dan pemblokir pop-up.Ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran mengenai spyware yang telah menyerang Explorer dengan berat. Microsoft menganjurkan para pengguna untuk mengupdate Microsoft Windows (melalui Windows Update) secara berkala.
Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Versi 3.0 dirilis pada 17 Juni 2008.
Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal. [1] [2] Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber-terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.
Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.
OPERA
Opera adalah penjelajah web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti penjelajah web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia.Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris, FreeBSD dan Linux.
Pengembangan Opera dimulai pada tahun 1994. Kala itu Opera merupakan sebuah proyek penelitian di Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Hingga Juli 2006, Opera telah mencapai versi 9 yang bisa diunduh gratis.
Opera mempunyai 1,41% persentase pengguna di pasar browser. Alasan penggunannya memilih Opera adalah karena Opera dianggap ringan dan cepat dibanding Internet Explorer.Selain dalam bentuk browser web, Opera juga hadir dalam bentuk mobile yang bisa dijalankan di telepon genggam atau PDA.